Drs. Slamet Nugraha
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan

PROGRAM KERJA WAKASEK KESISWAAN SEKOLAH INDONESIA DAVAO
 TAHUN PELAJARAN 2021/2022


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sesuai dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Upaya peningkatan mutu kualitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia, dan mampu hidup bersaing adalah tuntutan dari perkembangan zaman pada saat ini. Oleh karena itu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia ini harus diprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan, dan dievaluasi secara berkala. Hal ini menjadi semakin penting karena perubahan-perubahan akibat perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) serta komunikasi menjadi semakin tidak kentara.

Salah satu bagian yang penting dalam upaya tersebut adalah sekolah sebagai fungsi pendidikan berkewajban untuk mengembangkan kemampuan serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat, khususnya generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional. Kompetensi penyelenggaraan pendidikan yang mengacu pada kompetensi peserta didik yang diarahkan pada kompetensi multiple intelligence sangatlah diharapkan. Oleh karena itu upaya pengembangan potensi diri peserta didik sangatlah diperlukan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

B. Tujuan

  1. Mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara maksimal, baik potensi akademik maupun non akademik;
  2. Menyiapkan setiap warga negara (peserta didik) menuju masyarakat belajar yang cerdas dan memahami nilai-nilai masyarakat yang beradab;
  3. Menemukan dan memunculkan potensi-potensi yang ada pada diri peserta didik sehingga timbul kecakapan hidup (life skill) yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat;
  4. Memberikan kemampuan minimal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi dan hidup bermasyarakat;
  5. Menumbuhkan daya tangkal pada diri peserta didik terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah;
  6. Meningkatkan kemampuan peserta didik sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam sekitar;
  7. Meningkatan apresiasi dan penghayatan seni;
  8. Menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan Pancasila; dan
  9. Meningkatkan kesegaran jasmani dan daya kreasi peserta didik untuk memantapkan keseimbangan antara pertumbuhan jasmani dan rohani.

C. Ruang Lingkup Pembinaan Kesiswaan

  1. Program Pembinaan Kesiswaan (OSIS)
  2. Program Pembinaan Kegiatan Ekstrakurikuler
  3. Program Unggulan Akademik dan Non Akademik

D. Sasaran Pembinaan

Sasaran pembinaan adalah:
Upaya penyelamatan dan pemberdayaan potensi diri peserta didik tingkat SD, SMP, dan SMA Sekolah Indonesia Davao Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan jumlah total sebanyak 101 orang peserta didik.

E. Hasil Yang Diharapkan

  1. Mampu melahirkan Sumber Daya Manusia yang memiliki keimanan, ketakwaan, berkualitas, kompetitif, berdedikasi, mandiri, dan profesional
  2. Mampu meningkatkan prestasi peserta didik sesuai bakat dan minat peserta didik
  3. Mampu meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didik melalui jalur pembinaan penyelamatan peserta didik dari bahaya perilaku menyimpang di kalangan peserta didik dan jalur pemberdayaan potensi diri

F. Strategi Pembinaan

  1. Melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah
  2. Difasilitasi dan dibimbing oleh:
    a. Guru Mata Pelajaran
    b. Guru Bimbingan dan Konseling (BK)
    c. Pembina OSIS
    d. Pembina Ekstrakurikuler

BAB II
URAIAN DAN MEKANISME PEMBINAAN KESISWAAN

Seperti dikemukakan pada bagian terdahulu bahwa upaya pembinaan kesiswaan, terbagi menjadi 3 lingkup pembinaan yaitu:

  1. Program Pembinaan OSIS
  2. Program Pembinaan Ekstrakurkuler
  3. Program Unggulan Akademik dan Non Akademik

A. Program Pembinaan OSIS

  1. Pengertian

Satu-satunya wadah organisasi peserta didik di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah yang disingkat OSIS. OSIS bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. OSIS merupakan wadah organisasi siswa di sekolah. Oleh karena itu, setiap peserta didik secara otomatis menjadi anggota OSIS. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya peserta didik dari sekolah yang bersangkutan.

  1. Tujuan

Organisasi ini bertujuan mempersiapkan peserta didik sebagai kader penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani pembangunan nasional, untuk:a.
a. Mengembangkan potensi peserta didik secara optimal dan terpadu yang meliputi bakat, minat, dan kreativitas;
b. Memantapkan kepribadian peserta didik untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan;
c. Mengaktualisasikan potensi peserta didik dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat;
d. Menyiapkan peserta didik agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society).

Sumber: Permendiknas No 39 Tahun 2008, Bab I Pasal 1

3. Materi Pembinaan

            Materi pembinaan kesiswaan (OSIS) mencakup:
a. Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa
Kegiatan pembinaan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Esa terhadap siswa-siswi Sekolah Indonesia Davao adalah:
Bagi siswa yang beragama Islam:
1) Kegiatan Sholat Dhuha setiap istirahat pertama setiap pagi di Masjid Al-Ikhlas KJRI Davao City,
2) Perayaan hari-hari besar Agama Islam,
3) Melaksanakan shalat Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan Subuh berjamaah bagi siswa SID dan atau siswa asrama di Masjid Al-Ikhlas KJRI Davao City,
4) Kegiatan pembinaan kerohanian / rohis (belajar mengaji, membaca Iqra dan Al Quran) setiap malam setelah sholat Maghrib yang dilaksanakan di Masjid Al Iklas KJRI Davao City serta membaca Surat Yasin pada setiap malam Jumat bagi siswa-siswi yang tinggal di Asrama, dan
5) Kegiatan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui kotak infak setiap hari jum’at.

Bagi siswa Nasrani, melaksanakan kegiatan:

1) Melaksanakan perayaan hari-hari besar Agama
2) Melaksanakan kegiatan Ibadah bagi siswa-siswi yangtinggal di asrama pada setiap malam (pukul 19.00 – 19.30) dan pada setiap pagi (pukul 04.30 – 05.00) bertempat di kanopi SID.

b. Pembinaan Budi Pekerti Luhur dan Akhlak Mulia

Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia terhadap siswa-siswi Sekolah Indonesia Davao adalah:
1) Mengadakan cek point  tata tertib setiap pagi pukul 06.30 pagi
2) Melaksanakan kebersihan umum (operasi semut) setiap pagi dan sore di sekolah
3) Melaksanakan bakti sosial (kebersihan lingkungan, donor darah) di lingkungan sekolah dan masyarakat.
4) Mengadakan lomba kebersihan, keindahan, dan kelengkapan administrasi kelas
5) Mengadakan latihan upacara bendera
6) Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara dengan bantuan ILO TNI dan LO Polri KJRI Davao City yang dilaksanakan dengan jadwal dan waktu yang disesuaikan.

c. Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara.
bertanggung jawab dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan melatih dan mengembangkan kepribadian dan wawasan kebangsaan siswa serta menumbuhkan sikap bela negara dengan  memiliki beberapa program kerja sebagai berikut:

1) Melaksanakan Upacara Bendera pada hari Senin, serta hari – hari besar nasional.
2) Melatih petugas upacara bendara termasuk regu paduan suara.
3) Mengadakan ekstrakurikuler wajib: Pramuka.
4) Mengadakan lomba yang berkaitan dengan hari – hari besar nasional.
5) Melaksanakan kegiatan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme pada setiap siswa.

d. Pembinaan Prestasi akademik, dan olahraga sesuai bakat dan minat

1) Mengikuti lomba-lomba mata pelajaran baik tingkat lokal/kota, provinsi, dan nasional baik di Indonesia maupun Davao City/Filipina
2) Menyelenggarakan kegiatan ilmiah
3) Mengikuti kegiatan workshop/pelatihan kewirausahaan dan seminar
4) Mengadakan studi banding dan kunjungan (Studi Wisata) ke tempat – tempat sumber belajar
5) Mendesain dan memproduksi media pembelajaran
6) Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian
7) Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah
8) Membentuk club sains, seni, dan olahraga
9) Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga
10) Pembinaan Demokrasi, hubungan masyarakat dan  lingkungan hidup
11) Melatih kepemimpinan dan kedisiplinan civitas akademika
12) Pengaktifan anggota dan pengurus OSIS
13) Melaksanakan LDKS dan kaderisasi calon pengurus OSIS setiap generasi
14) elaksanakan MPLS bagi peserta didik baru dan lama
15) Melaksanakan Pemilu Calon Ketua OSIS dan Calon Wakil Ketua OSIS setiap generasi

e. Pembinaan kreativitas dan kewirausahaan:

1) Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna
2) Meningkatkan usaha koperasi siswa (warung kejujuran) dan unit produksi/produk melalui kegiatan life skill

f. Pembinaan seni, sastra dan budaya:

1) Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra
2) Meningkatkan apresiasi seni-budaya

g. Pembinaan teknologi informasi, komunikasi (TIK) dan dokumentasi:

1) Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran
2) Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi
3) Memanfaaatkan TIK untuk menunjang proses belajar mengajar
4) Meningkatkan keterampilan dalam bidang TIK

4. Perangkat OSIS

Perangkat OSIS terdiri dari:
a. Pembina OSIS
b. Pengurus OSIS
c. Anggota OSIS

5. Rincian dan tugas Perangkat OSIS

a. Pembina OSIS

Pembina OSIS bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan, pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah.

Rincian tugas pembinan OSIS adalah:

1) Bertanggung jawab atas seluruh pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah
2) Memberikan nasihat kepada perwakilan kelas dan pengurus
3) Mengesahkan keanggotaan perwakilan kelas dengan surat keputusan kepala sekolah
4) Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS denga surat keputusan kepala sekolah
5) Mengarahkan penyusunan anggaran rumah tangga dan program kerja OSIS
6) Menghadiri rapat-rapat OSIS
7) Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS

b. Pengurus OSIS

Pengurus OSIS terdiri atas:
1) seorang ketua dan satu orang wakil ketua
2) seorang sekretaris
3) seorang bendahara
4) delapan orang ketua seksi bidang :
a) Keimanan dan  ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa
b) Budi luhur dan akhlak mulia
c) Kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara
d) Prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat
e) Demokrasi hubungan masyarakat dan  lingkungan hidup
f) Pembinaan kreativitas keterampilan dan Keterampilan dan Kewirausahaan
g) Sastra, seni, dan budaya
h) Teknologi informasi, komunikasi (TIK) dan dokumentasi

c. Pembinaan Seksi :

1) Seksi I:

Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, antara lain:
a) Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing
b) Memperingati hari-hari besar keagamaan
c) Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama
d) Membina toleransi kehidupan antar umat beragama
e) Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan
f) Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah

2) Seksi II:

Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia, antara lain:
a) Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah
b) Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial)
c) Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tata krama pergaulan
d) Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama
e) Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah
f) Melaksanakan kegiatan 7K (keamanan, kebersihan, ketertiban,   keindahan, kekeluargaan, kedamaian, dan kerindangan)

3) Seksi III:

Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara, antara lain;
a) Melaksanakan upacara bendera pada hari senin, serta hari-hari besar nasional
b) Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars & Hymne)
c) Melaksanakan kegiatan kepramukaan
d) Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah
e) Melaksanakan kegiatan bela negara
f) Menjaga dan menghormati simbol-simbol dan lambang-lambang negara

4) Seksi IV:

Pembinaan prestasi akademik, seni, olahraga sesuai dengan bakat dan minat
a) Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian
b) Menyelenggarakan kegiatan ilmiah
c) Mengikuti kegiatan workshop/pelatihan, seminar
d) Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar
e) Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian
f) Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah
g) Menyelenggarakan festival dan lomba seni
h) Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga

5) Seksi  V:

Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural, antara lain:
a) Memantapkan dan mengembangkan peran peserta didik di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing
b) Melaksanakan latihan kepemimpinan peserta didik
c) Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional
d) Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, debat dan pidato
e) Melaksanakan kegiatan orientasi peserta didik baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan
f) Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah

6) Seksi VI:

Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan, antara lain:
a) Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna
b) Meningkatkan usaha koperasi peserta didik dan unit produksi

7) Seksi VII:

Pembinaan sastra, seni, dan budaya, antara lain:
a) Mengembangkan wawasan dan keterampilan peserta didik di bidang sastra
b) Meningkatkan apresiasi budaya

8) Seksi VIII:

Pembinaan teknologi informasi, komunikasi (TIK) dan dokumentasi, antara lain:
a) Meningkatkan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi
b) Meningkatkan ketertiban fungsi dokumentasi

9) Syarat Pengurus OSIS

a) Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
b) Mermiliki budi pekerti luhur dan sopan santun terhadap orang tua, guru, dan teman
c) Memiliki bakat sebagai pemimpin peserta didik
d) Memiliki kemauan, kemampuan, dan pengetahuan yang memadai
e) Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga pelajarannnya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS
f) Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas

Khusus untuk ketua OSIS, ditambah persyaratan:
a) Mempunyai kemampuan berpikir yang jernih
b) Memiliki wawasan mengenai kondisi yang sedang dihadapi bangsanya
c) Tidak duduk di kelas terakhir, karena akan menghadapi ujian Nasional

d. Rincian Tugas Pengurus OSIS

1) Bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan AD ART
2) Menyampaikan laporan pertangungjawaban kepada rapat perwakilan kelas pada akhir masa jabatannya
3) Bertanggung jawab langsung kepada perwakilan kelas dan pembina OSIS
4) Mempunyai masa kerja selama satu tahun pelajaran

e. Anggota OSIS

1) Anggota OSIS secara otomatis adalah peserta didik yang masih aktif belajar pada sekolah yang bersangkutan
2) Anggota OSIS tidak memerlukan kartu anggota
3) Keanggotan berakhir apabila peserta didik yang bersangklutan tidak menjadi peserta didik lagi di sekolah tersebut, ata meninggal dunia
4) Setiap anggota mempunyai hak:
a) mendapat perlakuan yang sama sesuai bakat, minat dan kemampuannya
b) memilih dan dipilih sebagai perwakilan kelas atau pengurus
c) Bicara secara lisan maupun tertulis

f. Keuangan

Keuangan OSIS diperloleh dari dana yang disediakan oleh sekolah, dan sumbangan yang tidak mengikat serta usaha lain yang sah dan ditandatangani oleh 3 orang yaitu Wakasek Kesiswaan, Pembina OSIS, dan Ketua OSIS.

g) Forum Organisasi

1) Rapat-rapat
a) Rapat Pleno perwakilan kelas adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota perwakilan kelas. Rapat ini diadakan untuk:
* Persiapan tatacara pemilihan ketua, seorang wakil ketua dan seorang sekretaris
* Pencalonan pengurus OSIS
* Pemilihan pengurus OSIS
* Penilaian laporan peranggungjawaban pengurus OSIS pada akhir masa jabatan
* Acara, waktu, dan tempat rapat dikonsultasikan dengan pembina OSIS

b) Rapat pengurus
* Rapat pleno pengurus adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota pleno pengurus OSIS
* Rapat pengurus harian adalah rapat pengurus yang dihadiri oleh ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan wakil ketua, sekretaris, bendahara dan wakil bendahara untuk membicarakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari
* Rapat koordinasi adalah rapat yang dihadiri oleh sah seorang wakil ketua I, sekretaris, wakil sekretaris I, bendahara, dan seksi I sampai dengan seksi VIII

h. Sasaran/Target Pembinaan

1) Meningkatkan peran serta peserta didik dalam membina sekolah sebagai wawasan wiyata mandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional
2) Menumbuhkan daya tangkal pada diri peserta didik terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah.

B. Program Pembinaan Ekstrakurikuler

  1. Pengertian Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan Ekstra Kurikuler  adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran biasa yang dilakukan di sekolah/luar sekolah  untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah secara berkala dan terprogram.

2. Tujuan Umum

Menunjang pencapaian tujuan institusional dalam upaya pembentukan manusia Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila, yaitu:

a. Manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur
b. Memiliki pengetahuan dan keterampilan
c. Sehat jasmani dan rohani
d. Kepribadian yang mantap dan mandiri
e. Rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

3. Tujuan Khusus

a. Memberikan pengayaan kepada peserta didik yang menyangkut aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk menjadi manusia seutuhnya.
b. Menambah pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk memanfaatkan potensi lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan budaya.
c. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memanfaatkan kegiatan industri dan dunia usaha (kewirausahaan)
d. Mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kemanusiaan, ketekunan, kerja keras, dan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler.
e. Menanamkan kemampuan dan keterampilan melakukan tindakan dan perilaku hidup sehat secara jasmani dan rohani.
f. Menanamkan kemampuan meneliti dan mengembangkan daya cipta untuk menemukan hal baru.
g. Menanamkan nilai-nilai gotong royong, kerjasama, tanggung jawab, dan disiplin melalui kegiatan koperasi sekolah.
h. Memberikan bekal kemampuan berorganisasi melalui kegiatan di sekolah dan di luar sekolah.
i. Memberikan bekal keterampilan praktis yang diperlukan peserta didik untuk hidup di masyarakat, mencukupi kebutuhannya sendiri maupun membantu kebutuhan orang tuanya.
j. Menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam upaya melestarikan lingkungan alam dan budaya.
k. Menanamkan budaya kerja dan etos kerja yang diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan
l. Menanamkan dan menambah wawasan kerohanian, mental dan agama untuk hidup dalam masyarakat, bangsa dan negara.
m. Memberikan bekal kemampuan berbakti dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

4) Fungsi Kegiatan Ekstra Kurikuler

a. Pengembangan, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi, bakat dan minat mereka.
b. Sosial, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik.
c. Rekreatif, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks, mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan.
d. Persiapan karir, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik.

5) Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler

a. Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi, bakat dan minat peserta didik masing-masing.
b. Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik.
c. Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut ke-ikutsertaan peserta didik secara penuh.
d. Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik.
e. Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.
f. Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.

6. Bidang dan Jenis Kegiatan Pembinaan

a. Bidang Olah raga
1) Bola voli
2) Futsal
3) Bola basket
4) Tenis meja

b. Bidang Seni
1) Kreasi seni (Paduan Suara)
2) Musik (angklung, kolintang, ansambel)

c. Bidang Wawasan Kebangsaan
1) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)
2) Pramuka
3) Kelompok Ilmah Remaja (KIR)
4) Literasi

d. Pembinaan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
1) Rohis

e. Pembinaan Keterampilan dan Kewirausahaan
1) Koperasi/warung kejujuran Peserta didik
2) Mading dan life skills (multi media, menjahit, tata boga, dan budi daya tanaman hias)

7. Peranan dan Tugas Guru/Kepala Sekolah

Dalam kegiatan ekstrakurikuler tugas guru antara lain memberikan rangsangan dan motivasi serta arahan-arahan/pembinaan mulai dari persiapan, pelaksanaan, penilaian dan upaya pengembangan. Selama kegiatan ekstrakurikuler berlangsung, peranan guru, Waka dan kepala sekolah adalah sebagai berikut:
a. Sebagai Motivator
Memberikan rangsangan dan dorongan bagi peserta didik agar dapat mau melakukan sesuatu secara perorangan, berpasangan, kelompok maupun menurut rombongan belajar (klasikal).
b. Sebagai fasilitator/tutor
Berperan memberikan materi dan membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.
c. Sebagai Dinamisator/akselelator
Mendorong aktifitas peserta didik agar dapat melakukan kegiatan yang lebih banyak dan lebih bervariasi dari segi kualitas dan kreatifitas peserta didik.
d. Sebagai konselor
Memberikan bimbingan dan menjadi narasumber, tempat berkonsultasi untuk kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian, tidak lanjut, dan pengembangannya.

8. Penyusunan Program Bimbingan Kegiatan Ekstrakurikuler

Untuk menunjang kelancaran, efisiensi dan efektifitas bimbingan kegiatan ekstrakurikuler perlu disusun program kegiatan bimbingan peserta didik. Komponen yang perlu dimasukan dalam program ini meliputi kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut kegiatan ekstrakurikuler.

9. Pembina Ekstrakurikuler

Wakasek Bid Kesiswaan      : Drs. Slamet Nugraha
Pembina OSIS                          : Nur Kholilah, S.E., M.Kom.

C. Program Unggulan Akademik Dan Non Akademik

  1. Pengertian

Program Unggulan adalah program kegiatan kesiswaan yang merupakan program prioritas sekolah dengan fokus:
a. Tercapainya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dengan ketangguhan intelektual dan kekuatan moral.
b. Adanya perubahan dari peserta didik pasif menjadi peserta didik aktif.
c. Memiliki keunggulan prestasi akademik dan atau non akademik untuk bidang tertentu sebagai bukti pertanggungjawaban keberhasilan pendidikan kepada masyarakat.
d. Mampu berprestasi dalam kegiatan lomba-lomba seperti Olimpiade/OSN/Porseni/Porpelajar di tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Tingkat Nasional baik di Filipina maupun di Indonesia.

2. Sasaran Pembinaan 

Sasaran pembinaan adalah seluruh peserta didik tingkat SD, SMP, dan SMA yang memiliki potensi dan prestasi yang dapat dikembangkan. Program Unggulan Akademik yaitu Pendidikan Agama dan Non Akademik Olahraga Prestasi.

BAB III
PENUTUP

Demikian Program Kerja Pembinaan Kesiswaan yang merupakan upaya program Pengembangan Potensi Diri Peserta didik di Sekolah Indonesia Davao Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan harapan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan.

Program Kerja ini tidak mungkin bisa terlaksana tanpa adanya dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, upaya pemahaman terhadap program kerja ini dapat diupayakan secara maksimal demi terwujudnya Visi dan Misi Sekolah Indonesia Davao (Mewujudkan Lulusan Yang Ungggul, Berkarakter Pancasila, Terampil, dan Berdaya Saing Global Melalui Sistem Manajemen serta SDM Yang Handal).


Mengetahui Kepala Sekolah
Davao City, 19 Juli 2021
Wakasek Bid. Kesiswaan


Daulat Siregar, M.Pd., M.Si
NIP. 19710223 200502 1 001


Drs. Slamet Nugraha
NUPTK. 3433-7446-4620-0302