Apakah Sahabat SID tahu apa itu angklung?

Apakah Sahabat SID pernah memainkan angklung?

Apakah Sahabat SID tahu tentang sejarah angklung?

Apakah Sahabat SID tahu bahwa angklung telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya? Yuk, kita cari tahu!

Angklung adalah salah satu alat musik tradisional khas Jawa Barat yang terbuat dari dua sampai empat ruas bambu yang dipasang di bingkai bambu dan diikat dengan tali rotan. Angklung dimainkan dengan cara digoyang dan menurut sumber suaranya, angklung termasuk ke dalam alat musik idiofon, yaitu alat musik yang sumber suaranya berasal dari badan alat musik itu sendiri.

Tidak ada yang tahu pasti kapan pertama kali angklung dibuat. Namun yang pasti, bambu sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Baik digunakan untuk membuat perabot rumah tangga, maupun dijadikan bahan makanan. Pada awal mulanya, angklung memiliki banyak fungsi di masyarakat nusantara. Menurut buku โ€œPanduan Bermain Angklungโ€œ(2010) karya Obby A.R Wiramihardha, fungsi angklung sering berkaitan dengan upacara-upacara yang berhubungan dengan penyembahan Nyai Pohaci Sanghyang Asri atau Dewi Sri yang dikenal sebagai dewi kesuburan sebagai bentuk rasa syukur atas padi yang subur dan melimpah. Angklung juga pernah digunakan sebagai pengganti genta di dalam upacara keagamaan umat Hindu. Selain itu, angklung juga dijadikan alat musik pasukan perang kerajaan pada masa kerajaan Pajajaran.

Pada tanggal 16 November 2010 pukul 16.20 waktu Nairobi, Kenya, angklung ditetapkan sebagai The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity (Warisan Budaya Dunia Tak Benda) oleh UNESCO dalam sidang ke-5 Inter-Governmental Committee. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia dimana angklung bisa membawa nama baik kebudayaan Indonesia ke tingkat dunia. Mulai sejak itu, tanggal 16 November diperingati sebagai Hari Angklung Dunia.

Tim Angklung beserta kepala dan guru-guru Sekolah Indonesia Davao berkesempatan ikut memeriahkan Hari Angklung Dunia pada tahun 2021 ini. Atase Pendidikan dan Kebudayaan dari berbagai negara bekerja sama dengan Duta Besar RI untuk UNESCO dan Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek menggagas kegiatan bertajuk โ€œPeringatan 11 Tahun Inkripsi UNESCOโ€. Kegiatan ini merupakan kompilasi berbagai video kolaborasi dan penampilan angklung dari komunitas angklung di seluruh dunia.

Selamat Hari Angklung Dunia 2021!

(Dede Nugraha)

๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜๐—ถ ๐Ÿญ๐Ÿญ ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐—œ๐—ป๐˜€๐—ธ๐—ฟ๐—ถ๐—ฝ๐˜€๐—ถ ๐—จ๐—ก๐—˜๐—ฆ๐—–๐—ข

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *